"Kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda". Mungkin itulah ungkapan yang tepat untuk mengungkapkan acara penerbangan lampion kemarin (16/5) malam, yang merupakan malam pertama dilaksanakannya puncak Milad MAN 3 Kediri ke-22.
Awalnya, lampion yang dibuat oleh masing-masing kelas X dan XI akan diterbangkan bersama-sama. Namun sayangnya, bukannya terbang ke angkasa, malah ada beberapa lampion yang terbakar karena api yang terlalu besar sedangkan ruang lampion terlalu kecil. Di detik-detik akhir, ada satu lampion yang hampir terbang namun kembali lagi, yakni dari kelas XI-IPS 4.
"Rata-rata lampion tidak seimbang antara udara dengan ruang yang tersedia (ukuran lampion). Juga kawatny terlalu berat, hingga sulit terbang," ungkap salah seorang peserta. (ymr/dsn)
Breaking News
Tidak ada komentar:
Posting Komentar